12.08.07

Detik-detik Terakhir Saat Kita Harus Berpisah

Ditulis dalam Puisi pada 1:10 am oleh Indra Kosasih

Tak ada lagi suara

tak ada canda yang membahana

yang ada hanyalah isyarat

detakan hampa di dada…

sekian lama asa terbina

harus kikis disatu album kenangan

kebisuan entah apa maknanya

buat kita sadar bahwa hidup

memang fana…

Inilah detik-detik terakhir

saat kita harus berpisah…

Sahabat,

tataplah mataku

mungkin di sana akan kau temui

ungkapan hatiku,

Genggamlah tanganku,

mungkin kau akan merasakan hangatnya

kebersamaan kita dahulu…

Tak usah dibantah,

biarlah semua terjadi dengan Qodrat-Nya

biarlah kebisuan ini tetap terjaga

yang mungkin kelak untuk kita rindukan,

Jika ada sebait asa di jiwa

biarlah terangkai menjadi lirik-lirik lagu cinta

yang mungkin kelak kita dendangkan di lorong-lorong kesunyian;

Ya! Biarlah angin berhembus seperti biasa

Biarlah bumi terus berotasi…

Biarlah!

Karena kini,

kita telah kehilangan arti kebersamaan

tatapan tanpa harap

dekapan tanpa hangat

dan di simpang jalan ini,

kita melangkah sendiri-sendiri…

& Komentar »

  1. edef alfiritzie berkata,

    oukeeeee bgt !!! aku suka ENDING dr puisi ini

  2. Sasa berkata,

    hatiku jadi sedih baca puisi km….karna puisi ini seperti keadaan ku saat ini


Tinggalkan sebuah Komentar

Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.