01.25.08

Bandung Adem Guys!

Ditulis dalam Curhat pada 8:18 am oleh Indra Kosasih

Dua hari saya berlibur di kota BERMARTABAT ini. 20-21 Januari 2008. Subhanallah, setiapkali menapakan kaki di sini saya merasa nutrisi jiwa saya kembali. Bagaimana tidak karena di kota inilah 4 tahun yang lalu saya menuntut ilmu. Berbagai kisah pun saya tuai di sini, sehingga pantas saja saya tidak akan pernah bisa melupakan kota ini.

Kota yang dikelilingi oleh pegunungan ini sungguh memesona. Udaranya masih sejuk dan mengesankan. Jauhlah bila dibandingkan Jakarta. (Maaf)

Pagi-pagi saya bangun. Rin menelepon mengajak jalan-jalan. Inilah yang memang dari dulu saya rindukan. Bisa jalan-jalan, sebutlah olah raga pagi ke atas bukit Manglayang sambil menghirup udara segar.

“Gimana, Aa masih betahkan tinggal di Bandung?” Tanya Rin, gadis yang selama ini sangat kucintai itu.

“Iya. Andaikan boleh, sebenarnya Aa gak mau meninggalkan kota ini,”

“Kenapa?”

“Di sini, rasanya Aa dah menemukan sesuatu yang dari dulu Aa cari-cari,”

“Apa itu Aa?”

“Kedamaian, honey. Kota ini sungguh telah membuat Aa merasa damai. Apalagi…”

“Apalagi ada Rin kaaan?”

“Hehehe…tau aja.”

adem

Kami pun duduk di tepian jalan. Tepatnya di atas batu hitam yang ada di tempat itu.

Sekali lagi angin semilir membelai rambut dan tubuh kami. Mengibarkan kerudung lebar Rin yang juga duduk manis di sampingku.

“Aa…”

“Ya?”

“Aa coba deh pandang gunung Manglayang itu,”

Aku menurutinya. “Aa masih ingat gak saat kita kali pertama bertemu di kaki gunung itu?” Imbuhnya lagi. Aku tersenyum. Ternyata gadis ini tengah merasakan apa yang kini kurasa.

“Aa takan pernah melupakannya, honey. Bahkan sampai sekarang semua itu masih tersimpan di hati. Dan untuk selamanya,”

Rin tersenyum. Aku meliriknya penuh cinta.

Bandung Adem Guys! Batinku.

1 Komentar »

  1. indra K Elfarisy berkata,

    Di mana pun berada, Bandung tetap di jiwa. Tuk kembali menyapamu, Cinta…


Tinggalkan sebuah Komentar

Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.