03.10.08
Allah Pembeli Yang Tidak Pernah Menawar
Jika ada jual beli, seperti di pasar atau di mana saja tempatnya, tentu kita akan menawar harga kepada penjualnya. Sebagai pembeli ingin harga semurah-murahnya, sebagai penjual tentu ingin mendapat laba yang tinggi. Sampai-sampai terjadi adu mulut atau semacamnya.
Tapi, tahukah anda jika Allah adalah pembeli yang tidak pernah menawar? Dan bedanya jika kita mah kadang tergantung bagaimana penampilan luarnya dulu, tapi Allah langsung melihat kedalamannya. Tak melihat bagaimana luarnya, latarnya,
…………
01.14.08
Hikmah di balik Musibah
Kejadian yang menimpa saya (10/01/08 atau 1 Muharram 1429 H) tak lekang dari hikmah di baliknya. Allah, terkadang memberikan pelajarn hidup yang tiada terduga cara dan datangnya. Namun semua itu tetap sangat bermanfaat.
Ya, bisa disebut musibah, bisa pula sebuah peringatan bahwa hidup Baca entri selengkapnya »
12.18.07
5 Tanda Orang yang Bijak
Tanda-tanda orang yang bijaksana ada lima, yaitu:
Hatinya selalu berniat suci,
Lidahnya selalu basah dengan zikir kepada Allah,
Kedua matanya senantiasa menangis karena penyesalan (terhadap dosa),
Segala pekara dihadapinya dengan sabar dan tabah,
Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.
(Khalifah Utsman bin Affan)
12.15.07
TOLERAN
Dalam hadits riwayat At-Tirmidzi diceritakansuatu ketika Nabi Muhammad SAW. bertemu dengan seorang musyrik yang bernama Hushein. Beliau bertanya, “Wahai Hushein, berapa tuhan yang Anda sembah sekarang?” Hushein pun menjawab, Baca entri selengkapnya »
12.14.07
Narasi Cinta Ibnu Hazm
“Ketika masih remaja, aku jatuh cinta kepada seorang gadis berambut pirang. Sejak itu aku tidak mengagumu gadis berambut hitam, meski pemiliknya berada di matahari atau sangat molek. Itu kecenderunganku sejak saat itu. Diriku tidak pernah mengagumi lagi kecuali rambut pirang. Itu pula kecenderungan ayahku.”
Kalimat diatas merupakan Baca entri selengkapnya »
12.10.07
jika kita jujur…
“Jika seorang hamba jujur
dalam perbuatannya,
ia akan dapat merasakan lezatnya perbuatan itu
sebelum melakukannya.”
(Abu Turab Askar an Nakhsyabi)
12.09.07
Seni Memperhatikan
KALAU INTINYA CINTA ADALAH MEMBERI, maka pemberian pertama seorang pecinta sejati adalah perhatian. Kalau kita mencintai seseorang kita harus memberi perhatian penuh kepada seseorang itu. Perhatian yang lahir dari lubuk hati paling dalam, dari keinginan yang tulus untuk memberikan apa saja yang diperlukan seseorang yang kita cintai untuk Baca entri selengkapnya »